Pengembangan Modul Berbasis Guided Inquiry Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas VIII SMP Negeri 8 Sekadu Hulu
DOI:
https://doi.org/10.30631/edubio.v8i2.171Keywords:
Module, Guided Inquiry, Keterampilan Berpikir KritisAbstract
Bahan ajar merupakan alat atau perangkat pembelajaran yang dirancang secara sistematis dan memuat materi pembelajaran, metode, batasan, dan pilihan pengujian atau penilaian yang membantu mencapai tujuan yang diharapkan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan Modul berbasis guided inquiry terhadap keterampilan berpikir kritis pada materi sel hewan dan sel tumbuhan kelas VIII di SMP Negeri 8 Sekadau Hulu. Penelitian ini menggunakan metode R&D (Research and Development) dengan model ADDIE yang terdiri dari Analyze (Analisis), Design (Perancangan), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata dari ahli materi dan media sebesar 87,82% dengan kriteria sangat valid, rata-rata dari angket respon siswa dan guru sebesar 92,44% dengan kriteria sangat praktis, rata-rata n-gain yang diperoleh dari hasil pretest dan posttest sebesar 0,81 dengan kriteria tinggi, sehingga Modul Berbasis Guided Inquiry terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sangat layak, praktis, dan efektif untuk digunakan sebagai bahan ajar dalam proses pembelajaran di kelas.



.png)


