Pemanfaatan Ekstrak Batang Brotowali (Tinospora crispa L) sebagai Biopestisida untuk Pengendalian Hama Pada Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L)
DOI:
https://doi.org/10.30631/edu-bio.v2i2.115Keywords:
Biopestisida, Batang Brotowali (Tinospora crispa L), Tanaman Cabai rawit (Capsicum frutescens L)Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan serta mengetahui konsentrasi ekstrak batang brotowali yang efektif sebagai biopestisida pada tumbuhan cabai rawit.Biopestisida merupakan salah satu usaha untuk mengurangi pemakaian pestisida sintetis, dengan menciptakan pestisida alami yang relatif lebih ramah lingkungan, bebas residu kimia, efektif dan efisien. Brotowali memiliki kandungan pikoeritrin, saponin, tannin, glikosida dan zat pati, mampu menekan intensitas serangan hama pada cabai rawit, sehingga menjadi solusi dari permasalahan hama pada cabai rawit dan permasalahan penggunaan pestisida sintetis dapat ditanggulangi dengan pestisida alami. Untuk memperoleh keefektifan ekstrak batang brotowali serta konsentrasi yang paling efektif, maka penelitian ini dilakukan secara eksperimen menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat konsentrasi 0 ml/l (kontrol), 40 ml/l, 50 ml/l dan 60 ml/l, masing-masing diulang sebanyak tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak batang brotowali efektif sebagai biopestisida dibuktikan dengan menurunnya intensitas serangan hama semut hitam (Odontopenera sp.) dan hama kutu kebul (Bemisia tabaci) dan konsentrasi ekstrak batang brotowali yang paling efektif adalah konsentrasi 60 ml/l.



.png)


